TIMES Bondowoso/Foto Sofyan Ansori menggunakan baju hitam dan blangkon warna merah sebelum pemungutan suara berlangsung (FOTO: Dokumen Pribadi)

Sofyan Ansori (23), salah seorang anggota KPPS Pemilu 2024 di Bondowoso ini terpaksa tidak bisa melihat anaknya lahir ke dunia.  ...

TIMES Bondowoso,Jumat 23 Februari 2024, 14:27 WIB
16.9K
M
Moh Bahri

BONDOWOSOSofyan Ansori (23), salah seorang anggota KPPS Pemilu 2024 di Bondowoso ini terpaksa tidak bisa melihat anaknya lahir ke dunia. 

Bagaimana tidak, calon ayah muda ini meninggal dunia karena diduga kelelahan pada Kamis (22/2/2024). 

Sofyan Ansori merupakan salah satu anggota Kelompok Panitia Pemungutan Suara (KPPS) di TPS 06 Desa Maesan, Kecamatan Maesan, Kabupaten Bondowoso. 

Sosoknya dikenal ulet dalam melaksanakan tugas. Selain sebagai anggota KPPS, dia juga masih aktif sebagai buruh pabrik triplek di Desa Pekauman Kecamatan Grujugan Bondowoso. 

Ketua PPS Desa Maesan, Adit membenarkan bahwa salah seorang anggota KPPS di desa tersebut meninggal dunia. 

Menurut Adit, berdasarkan keterangan keluarga kemungkinan besar Sofyan meninggal karena kelelahan. 

Sebab setelah menyelesaikan tugas sebagai KPPS, Sofyan yang menunggu kelahiran anaknya itu langsung bekerja di pabrik triplek pada Rabu (21/2/2024) malam. 

Informasi dihimpun, kerja di pabrik tersebut untuk shift malam dimulai pukul 19.00 WIB hingga pukul 07.00 WIB pagi. 

Masih menurut Adit, yang bersangkutan juga sempat mengeluh pusing di tempat kerjanya. 

Kamis (22/2/2024) pagi, Sofyan pulang dari pabrik triplek. Sesampainya di rumah dia sempat minta sarapan ke istrinya. 

"Terus pulang, minta makan ke istrinya. Setelah dikasih makan dia ngeluh kedinginan," kata Adit berdasarkan pengakuan keluarga. 

Pria yang juga tulang punggung keluarga itu berpamitan hendak istirahat dan pergi ke tempat tidur. Namun saat istirahat itulah yang ersangkutan diduga menghembuskan nafas terakhirnya. 

Dia juga mengungkapkan, Sofyan juga sempat hadir menyaksikan proses rekapitulasi di tingkat kecamatan tetapi tidak sampai selesai. 

Selama proses tahapan Pemilu berlangsung kata dia, yang bersangkutan tampak sehat. "Dia kan juga mantan Pantarlih (Petugas Pemutakhiran Data Pemilih)," terang dia.

Ternyata Sofyan Ansori meninggal seorang istri yang tengah mengandung buah hatinya. Usia kandungannya masih empat bulan. “Sudah punya istri dan hamil empat bulan,” terang Adit

Menurutnya, PPS tengah mengupayakan agar keluarga mendapatkan santunan, bahkan sudah berkomunikasi dengan PPK. 

“Dan sudah dimintai data yang bersangkutan. Itu mau diajukan," ungkap dia saat dikonfirmasi. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Penulis:Moh Bahri
|
Editor:Ferry Agusta Satrio

News Logo

Media Online No 1 Pembangun Ketahanan Informasi di Bondowoso, Menyajikan Berita Terkini Seputar Berita Politik, Bisnis, Olahraga, Artis, Hukum, yang membangun, menginspirasi, dan berpositif thinking berdasarkan jurnalisme positif.

Kanal Utama

    Kontak Kami

    • Jl. Besar Ijen No.90, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65116
    • (0341) 563566
    • [email protected]

    Berlangganan

    Dapatkan berita terbaru langsung di inbox Anda

    Member Of

    Logo WANIFRALogo AMSILogo Dewan PersLogo Trusted

    SUPPORTED BY

    Logo Varnion
    © 2025 TIMES Indonesia. All rights reserved.