Gereja Ambruk hingga Banjir  Akibat Hujan Deras, Ini Kata Bupati Bondowoso
TIMES Bondowoso/Bupati Bondowoso Abd Hamid Wahid saat meninjau langsung gereja yang roboh akibat hujan deras (FOTO: Moh Bahri/TIMES Indonesia)

Gereja Ambruk hingga Banjir Akibat Hujan Deras, Ini Kata Bupati Bondowoso

Bupati Bondowoso, Abd Hamid Wahid, turun langsung meninjau lokasi Gedung Serbaguna Gereja Kristen Jawi Wetan (GKJW) yang mengalami kerusakan parah akibat cuaca ekstrem.

TIMES Bondowoso,Kamis 5 Maret 2026, 15:47 WIB
81
M
Moh Bahri

BONDOWOSOBupati Bondowoso, Abd Hamid Wahid, turun langsung meninjau lokasi Gedung Serbaguna Gereja Kristen Jawi Wetan (GKJW) yang mengalami kerusakan parah akibat cuaca ekstrem.

Bangunan yang berada di Jalan Ahmad Yani Nomor 51, Kelurahan Dabasah, Kecamatan Bondowoso itu dilaporkan mengalami ambruk total pada bagian atap setelah diguyur hujan lebat pada Rabu (4/3/2026) kemarin.

Kunjungan tersebut dilakukan sebagai bentuk respons cepat pemerintah daerah terhadap sejumlah kejadian bencana yang melanda wilayah Bondowoso dalam beberapa hari terakhir. 

Selain meninjau gedung GKJW, Bupati juga memantau langsung sejumlah titik longsor serta bangunan warga yang mengalami kerusakan akibat hujan deras disertai angin kencang.

Di lokasi kejadian, Bupati menegaskan bahwa keselamatan masyarakat harus menjadi prioritas utama, terutama bagi warga yang tinggal di kawasan yang rawan terdampak longsor atau tergerus aliran air.

“Kami sudah menyarankan masyarakat yang berada di area rawan untuk segera melakukan evakuasi sementara dan tidak lagi menempati bangunan tersebut. Kondisi tanah yang labil bisa saja kembali tergerus air dan menyebabkan keruntuhan susulan,” ujar Abd Hamid Wahid.

Ia menjelaskan, salah satu titik yang menjadi perhatian adalah area tebing di sekitar lokasi yang terus mengalami pengikisan akibat derasnya aliran air hujan.

Kondisi ini dinilai sangat berpotensi menimbulkan longsor susulan apabila hujan dengan intensitas tinggi kembali terjadi.

Pemerintah Kabupaten Bondowoso pun telah memberikan rekomendasi kepada warga sekitar untuk sementara waktu mengosongkan rumah mereka demi menghindari risiko yang tidak diinginkan. 

Upaya pendekatan persuasif juga terus dilakukan agar masyarakat memahami potensi bahaya yang ada dan bersedia mengutamakan keselamatan diri dan keluarga.

Selain itu, Bupati juga mengimbau masyarakat agar lebih peduli terhadap kondisi lingkungan sekitar, seperti menjaga saluran drainase agar tidak tersumbat serta meningkatkan kewaspadaan saat cuaca ekstrem melanda.

“Pastikan saluran air tetap lancar, rawat lingkungan sekitar, dan selalu waspada terhadap potensi bencana agar kejadian seperti ini bisa diminimalkan,” tambahnya.

Sementara itu, terkait dengan penanganan sejumlah bencana yang terjadi hampir bersamaan di berbagai wilayah, Pemerintah Kabupaten Bondowoso telah membagi tim penanggulangan menjadi beberapa kelompok yang bekerja secara simultan di lapangan. Penanganan tersebut juga melibatkan unsur kecamatan, relawan, serta berbagai pihak terkait.

“Alhamdulillah hingga saat ini seluruh titik bencana yang terdata dapat tertangani dengan baik berkat kerja sama semua pihak,” pungkasnya. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Penulis:Moh Bahri
|
Editor:Imadudin Muhammad

News Logo

Media Online No 1 Pembangun Ketahanan Informasi di Bondowoso, Menyajikan Berita Terkini Seputar Berita Politik, Bisnis, Olahraga, Artis, Hukum, yang membangun, menginspirasi, dan berpositif thinking berdasarkan jurnalisme positif.

Kanal Utama

    Kontak Kami

    • Jl. Besar Ijen No.90, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65116
    • (0341) 563566
    • [email protected]

    Berlangganan

    Dapatkan berita terbaru langsung di inbox Anda

    Member Of

    Logo WANIFRALogo AMSILogo Dewan PersLogo Trusted

    SUPPORTED BY

    Logo Varnion
    © 2025 TIMES Indonesia. All rights reserved.