Ini Penjelasan Polisi Bondowoso Terkait  Pria Misterius Tergeletak di Jalan yang Viral di Medsos
Seorang pria tak dikenal tergelak di pinggir jalan dan diduga ditinggal begitu saja. Video pria ini sempat viral di media sosial pada Jumat lalu. (FOTO: tangkapan layar video)

Ini Penjelasan Polisi Bondowoso Terkait Pria Misterius Tergeletak di Jalan yang Viral di Medsos

Seorang pria tanpa identitas ditemukan tergeletak di jalan sepi Desa Sukowiryo Bondowoso. Polisi memastikan tidak ada tanda kekerasan, korban kini dirawat di RSUD.

TIMES Bondowoso,Minggu 3 Mei 2026, 08:27 WIB
471
M
Moh Bahri

BONDOWOSOViral di beberapa media sosial seorang pria tanpa identitas ditemukan dalam kondisi lemah di ruas jalan sepi di Desa Sukowiryo, Kecamatan Bondowoso. Setelah ditelusuri, video viral tersebut terjadi pada Jumat (1/5/2026) malam.

Penemuan tersebut pertama kali diketahui oleh warga yang melintas, saat korban terlihat tergeletak di lokasi yang minim penerangan.

Pria yang belum diketahui identitasnya itu mengenakan sarung bermotif kuning dan baju abu-abu. Keberadaannya sontak mengundang perhatian warga, mengingat jalan tersebut jarang dilalui pada malam hari. 

Dalam sejumlah video yang beredar, korban tampak terbaring dengan beberapa makanan dan minuman berada di dekatnya.

Kapolsek Bondowoso AKP Jarno Winoto mengatakan, laporan dari warga diterima melalui Bhabinkamtibmas sekitar pukul 22.57 WIB. Saat petugas tiba di lokasi, korban sudah dalam kondisi tergeletak dan tidak mampu berkomunikasi.

"Memang betul ada orang tergeletak di sana dan tidak bisa berkomunikasi," jelasnya, Minggu (3/5/2026).

Petugas kemudian segera mengevakuasi korban ke IGD RSUD dr. Koesnadi Bondowoso untuk mendapatkan penanganan medis. Dari hasil pemeriksaan awal, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban, hanya luka lecet di beberapa bagian. "Sementara tidak ada, mungkin hanya luka lecet," ujarnya.

Dikonfirmasi terpisah, warga Desa Sukowiryo, Muhlisin Lahuddin mengaku sempat melihat dua kendaraan melintas sebelum korban ditemukan. 

Ia menyebut, saat itu tidak ada hal yang mencurigakan meski salah satu penumpang terlihat dalam kondisi tidak stabil.

"Dari baru itu memang sudah oleng yang bonceng. Tapi kami gak curiga," katanya.

Dua kendaraan yang dimaksud yakni Honda Scoopy yang dikendarai dua perempuan serta sebuah Honda Beat yang diduga membawa korban. 

Ketika kendaraan tersebut kembali melintas, pria itu sudah tidak lagi berboncengan dan sempat menyapa Muhlisin bersama rekannya.

"Kami gak curiga apa-apa," imbuhnya.

Tak lama berselang, seorang pengendara lain memberi tahu adanya pria tergeletak di pinggir jalan, bahkan sempat dikira telah meninggal dunia. 

Warga yang mendengar informasi itu langsung mendatangi lokasi dan mendapati korban masih hidup, namun tidak dapat berbicara maupun bergerak.

"Kami rame-rame kesana. Ternyata masih hidup, tapi gak bisa bicara dan bergerak," tuturnya.

Warga kemudian menghubungi pihak kepolisian setempat agar korban segera mendapat penanganan. Mereka memilih tidak melakukan tindakan lebih jauh karena khawatir terjadi kesalahan. "Gak berani juga kami ngapa-ngapain, takut salah kan," ucapnya. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Berita ini juga tayang di portal nasional

Baca versi lengkapnya di jaringan nasional kami.

Baca di sini
Penulis:Moh Bahri
|
Editor:Wahyu Nurdiyanto

News Logo

Media Online No 1 Pembangun Ketahanan Informasi di Bondowoso, Menyajikan Berita Terkini Seputar Berita Politik, Bisnis, Olahraga, Artis, Hukum, yang membangun, menginspirasi, dan berpositif thinking berdasarkan jurnalisme positif.

Kanal Utama

    Kontak Kami

    • Jl. Besar Ijen No.90, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65116
    • (0341) 563566
    • [email protected]

    Berlangganan

    Dapatkan berita terbaru langsung di inbox Anda

    Member Of

    Logo WANIFRALogo AMSILogo Dewan PersLogo Trusted

    SUPPORTED BY

    Logo Varnion
    © 2025 TIMES Indonesia. All rights reserved.