Bondowoso Punya Banyak Potensi Pembalap, Perlu Dukungan Fasilitas
TIMES Bondowoso/Para Pembalap saat mengikuti kejujuran Dandim Cup 2025 di Alun-alun Kabupaten Bondowoso Minggu 12 Oktober 2025 (FOTO: Humas Kodim For TIMES Indonesia)

Bondowoso Punya Banyak Potensi Pembalap, Perlu Dukungan Fasilitas

Meski tanpa sirkuit, Kabupaten Bondowoso dikenal memiliki banyak pembalap muda berbakat. Untuk itu perlu dukungan fasilitas agar prestasi makin moncer.

TIMES Bondowoso,Senin 13 Oktober 2025, 15:41 WIB
14.7K
M
Moh Bahri

BondowosoMeski tanpa sirkuit, Kabupaten Bondowoso dikenal memiliki banyak pembalap muda berbakat. Hal tersebut terbukti dari capaian mereka di Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) IX Jawa Timur, di mana atlet lokal berhasil menyumbang medali meski cabang balap motor masih berstatus eksebisi.

Potensi besar tanpa dukungan fasilitas ibarat mesin tanpa bahan bakar. Para pembalap muda Bondowoso terus berjuang di tengah keterbatasan, mengharumkan nama daerah dengan kemampuan yang dilatih di lintasan luar kota.

Ketua KONI Bondowoso, Adi Sutrisno menilai, IMI Bondowoso memiliki potensi besar untuk berkembang menjadi cabang olahraga andalan daerah.

“IMI ini termasuk cabor prestasi yang potensial. Kami berencana memperjuangkan agar balap motor bisa masuk sebagai cabang resmi dalam Porprov X di Surabaya,” ujar Adi, Senin (13/10/2025).

Ia menilai, bila diakomodasi dengan baik, balap motor dapat menjadi penyumbang medali bagi Bondowoso di ajang tingkat provinsi. 

Karena itu, ia berharap pemerintah daerah memberikan dukungan nyata, termasuk penyediaan sarana latihan yang memadai.

Menurutnya, pemerintah daerah sudah ada rencana membangun sport center. Ia berharap sirkuit juga masuk dalam rencana itu. 

“Karena pembalap Bondowoso sudah sering diundang dan diakui di berbagai daerah,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Ikatan Motor Indonesia (IMI) Bondowoso, Hendra Widodo mengatakan bahwa keinginan untuk memiliki sirkuit telah disampaikan kepada Pemkab Bondowoso sejak 2023. Sayangnya, hingga kini belum ada tindak lanjut konkret.

“Kami sangat berharap Bondowoso punya sirkuit sendiri. Banyak anak-anak muda yang potensial, tapi mereka kesulitan berlatih karena harus ke luar kota,” ujarnya.

Menurut Hendra, saat ini terdapat belasan pembalap aktif di bawah binaan IMI Bondowoso, mulai dari usia 7 hingga 35 tahun. 

Mereka rutin mengikuti berbagai kompetisi di luar daerah, bahkan kerap membawa pulang podium juara.Latihan rutin pun harus dilakukan ke luar kota. Mulai Surabaya, Blitar, hingga Malang. 

“Kalau ada sirkuit sendiri, pembinaan bisa lebih fokus dan terarah,” kata Hendra. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Penulis:Moh Bahri
|
Editor:Ferry Agusta Satrio

News Logo

Media Online No 1 Pembangun Ketahanan Informasi di Bondowoso, Menyajikan Berita Terkini Seputar Berita Politik, Bisnis, Olahraga, Artis, Hukum, yang membangun, menginspirasi, dan berpositif thinking berdasarkan jurnalisme positif.

Kanal Utama

    Kontak Kami

    • Jl. Besar Ijen No.90, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65116
    • (0341) 563566
    • [email protected]

    Berlangganan

    Dapatkan berita terbaru langsung di inbox Anda

    Member Of

    Logo WANIFRALogo AMSILogo Dewan PersLogo Trusted

    SUPPORTED BY

    Logo Varnion
    © 2025 TIMES Indonesia. All rights reserved.