300 UMKM Berjualan di Bazar Ramadan 2026 Kabupaten Bondowoso
Pemkab Bondowoso menggelar Bazar Ramadan 2026. Sebanyak 300 pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) ambil bagian dalam bazar tersebut.
BONDOWOSO – Pemerintah Kabupaten Bondowoso kembali menghadirkan ruang pergerakan ekonomi rakyat selama Ramadan 1447 Hijriah.
Melalui Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskoperindag), Pemkab Bondowoso menggelar Bazar Ramadan 2026 resmi digelar di kawasan Monumen Gerbong Maut, Alun-alun Ki Bagus Asra Bondowoso.
Kegiatan tersebut dimulai Selasa (18/2/2026) dan akan berlangsung hingga dua hari menjelang Hari Raya Idul Fitri.
Selama periode tersebut, masyarakat dapat berbelanja sekaligus berburu takjil, kebutuhan lebaran, hingga berbagai produk kreatif lokal di pusat kota.
Sebanyak 300 pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) ambil bagian dalam bazar tersebut.
Mereka menempati 150 tenda yang telah disiapkan panitia, dengan skema dua pelaku usaha dalam satu tenda. Beragam produk ditawarkan, mulai dari aneka kuliner khas Ramadan, busana muslim, aksesori, hingga jasa layanan.
Kepala Bidang Perdagangan Diskoperindag Bondowoso, Dwi Haryadi menegaskan, seluruh peserta merupakan pelaku usaha asli Bondowoso.
Menurutnya, kebijakan tersebut menjadi bentuk keberpihakan pemerintah daerah terhadap penguatan ekonomi lokal.
“Bazar ini bukan sekadar kegiatan seremonial Ramadan. Ini adalah langkah konkret untuk memberi ruang promosi dan meningkatkan omzet UMKM kita,” ujarnya.
Ia menjelaskan, Ramadan merupakan momentum yang tepat untuk menggerakkan sektor perdagangan karena aktivitas konsumsi masyarakat cenderung meningkat.
Dengan memusatkan kegiatan di lokasi strategis seperti Alun-alun Bondowoso, pemerintah berharap terjadi lonjakan transaksi yang berdampak langsung pada pelaku usaha kecil.
Selain mendorong perputaran ekonomi, bazar ini juga diharapkan menjadi destinasi favorit warga selama bulan puasa.
Masyarakat tidak hanya dimudahkan dalam memenuhi kebutuhan Ramadan dan Lebaran, tetapi juga turut berkontribusi memperkuat daya saing produk lokal di tengah persaingan pasar yang semakin ketat.
“Dengan keterlibatan ratusan UMKM, Bazar Ramadan 2026 menjadi salah satu upaya nyata Pemkab Bondowoso dalam menjaga geliat ekonomi rakyat tetap tumbuh selama bulan suci,” pungkasnya. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.



