https://bondowoso.times.co.id/
Berita

Warga NU Grujugan Bondowoso dan Polri Tanam Jagung untuk Ketahanan Pangan Nasional

Jumat, 31 Januari 2025 - 17:52
Warga NU Grujugan Bondowoso dan Polri Tanam Jagung untuk Ketahanan Pangan Nasional Penanaman jagung yang dilaksanakan NU bersama TNI Polri dan pemerintah di Kabupaten Bondowoso (FOTO: Mansur TIMES Indonesia)

TIMES BONDOWOSO, BONDOWOSO – Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) Kecamatan Grujugan Bondowoso bersama Polsek Grujugan melakukan penanaman jagung, dalam rangka mendukung ketahanan pangan nasional, Jumat (31/1/2025). 

Penanaman benih jagung tersebut dilakukan di lahan milik MWCNU Grujugan, tepatnya di Desa Taman Kecamatan Grujugan. 

Sejumlah pihak terkait lainnya ikut antusias dalam penanaman tersebut. Diantaranya Kepala KUA Grujugan, dari Koramil dan pemerintah kecamatan setempat. 

Ketua MWCNU Grujugan, A Mansur menjelaskan, NU senantiasa mendukung program pemerintah. Apalagi menyangkut ketahanan pangan. 

Menurutnya, lahan tersebut memang cocok untuk ditanam benih jagung. “Benih yang ditanam jagung hibrida MT 70,” kata dia saat dikonfirmasi. 

Menurut Mansur, kegiatan ini dilaksanakan untuk mensukseskan program Presiden Prabowo Subianto, yakni swasembada pangan 2025.

Dia juga memaparkan, dalam mencapai swasembada pangan bukan hanya tugas pemerintah. Tetapi menjadi tugas bersama seluruh komponen masyarakat. 

“NU sebagai Ormas terbesar yang selalu mendukung program pemerintah juga punya tanggung jawab yang sama,” tegas dia. 

Dia menegaskan, jagung di lahan milik NU itu akan terus dipantau perkembangannya. “Nanti bersama-sama, NU dan Polsek ikut memantau kapan waktunya dipupuk dan sebagainya,” tegas anggota DPRD Bondowoso tersebut. 

Sementara Kapolsek Grujugan, AKP Akhmad Purwanto memaparkan, aparatur pemerintah dengan NU bersama-sama mendukung program ketahanan pangan. 

Menurutnya, dengan ketahanan pangan bersama masyarakat bertujuan untuk memastikan menuju Indonesia emas. 

Dia memaparkan, di Grujugan sendiri, Polri bersama pihak yang lain menyiapkan lahan sekitar 1 hektar. 

Bahkan TNI-Polri dan pihak terkait lainnya memanfaatkan lahan tidak produktif untuk ditanami jagung. Tentu dengan metode sehingga bisa menghasilkan panen yang diharapkan. “Sehingga semua lahan di Grujugan bisa produktif,” harap dia. 

Pihaknya memastikan, pemberian pupuk dan perkembangan tanaman jagung akan dipantau dan dilaporkan. 

“Saya himbau masyarakat memanfaatkan lahan tidak produktif menjadi lahan produktif. Saya apresiasi NU dan pihak yang lain yang turut membantu mencapai ketahanan pangan ini,” tegas dia. (*)

Pewarta : Moh Bahri
Editor : Imadudin Muhammad
Tags

Berita Terbaru

icon TIMES Bondowoso just now

Welcome to TIMES Bondowoso

TIMES Bondowoso is a PWA ready Mobile UI Kit Template. Great way to start your mobile websites and pwa projects.