TIMES BONDOWOSO, BONDOWOSO – Sebuah pohon berukuran besar tumbang akibat terpaan angin kencang di Desa Karanganyar, Kecamatan Tegalampel, Kabupaten Bondowoso, Kamis (15/1/2026).
Insiden tersebut sempat mengganggu aktivitas warga karena batang pohon melintang di badan jalan.
Salah seorang pengendara Ertiga, Haryono mengaku terjebak beberapa menit karena tidak bisa melintas.
“Saya pulang kerja, itu kan akses saya pulang ke rumah. Akhirnya harus menunggu dulu sampai kayunya dibersihkan,” paparnya.
Menurutnya, beruntung petugas dari BPBD Bondowoso bergerak cepat dan segera membersihkan pohon. “Alhamdulillah jalan kembali bisa digunakan,” paparnya.
Kepala Bidang Rehabilitasi, Rekonstruksi, dan Logistik BPBD Bondowoso, Tugas Riski Bahana mengatakan, pohon yang tumbang tersebut menimpa kabel penerangan jalan umum (PJU) serta merusak sebagian atap sebuah bengkel sepeda motor di sekitar lokasi.
Selain menimbulkan kerusakan, kejadian itu juga menyebabkan arus lalu lintas warga tersendat. Jalan yang tertutup pohon merupakan jalur penghubung utama warga Kecamatan Tegalampel menuju kawasan kota.
“Jalur itu cukup vital karena digunakan warga untuk beraktivitas ke pusat kota,” ujar Tugas Riski.
Mendapat laporan dari masyarakat, Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Bondowoso segera diterjunkan ke lokasi untuk melakukan penanganan. Proses evakuasi pohon tumbang dilakukan guna membuka kembali akses jalan dan mencegah risiko lanjutan.
“Kami langsung melakukan evakuasi agar lalu lintas bisa kembali normal,” jelasnya.
BPBD Bondowoso mengimbau masyarakat untuk tetap meningkatkan kewaspadaan, mengingat potensi cuaca ekstrem masih diperkirakan berlangsung.
Berdasarkan prakiraan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), kondisi cuaca ekstrem diprediksi terjadi hingga periode 11–20 Januari 2026.
“Kewaspadaan perlu terus ditingkatkan untuk mengantisipasi kemungkinan kejadian serupa,” pungkasnya. (*)
| Pewarta | : Moh Bahri |
| Editor | : Ferry Agusta Satrio |