Abuya Hasan saat menerima SK sebagai Ketua DPC PPP Bondowoso (FOTO: Dokumen Pribadi)

Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Persatuan Pembangunan (PPP), menetapkan KH Mohammad Hasan Abdul Mu'iz sebagai Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PPP Bondowoso.

TIMES Bondowoso,Kamis 11 Juni 2026, 16:04 WIB
1.3K
M
Moh Bahri

BONDOWOSOTIMESINDONESIA, BONDOWOSO – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Persatuan Pembangunan (PPP), menetapkan KH Mohammad Hasan Abdul Mu'iz sebagai Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PPP Bondowoso

Pengasuh Pondok Pesantren Al-Maliki Koncer yang akrab disapa Abuya Hasan itu, menerima mandat kepemimpinan partai melalui Surat Keputusan (SK) yang diserahkan DPW PPP Jawa Timur di Surabaya, Rabu (10/6/2026).

Usai menerima amanah tersebut, ia menegaskan komitmennya untuk segera memperkuat soliditas organisasi. Konsolidasi akan dilakukan secara bertahap mulai dari tingkat cabang hingga pengurus anak cabang (PAC), untuk mempersiapkan langkah politik PPP menghadapi agenda pemilu mendatang.

Menurutnya, dinamika yang muncul selama proses penentuan kepengurusan merupakan hal yang lumrah dalam organisasi politik dan tidak sampai menimbulkan perpecahan di internal partai.

“Perbedaan pandangan menjelang proses pemilihan adalah sesuatu yang wajar. Namun secara keseluruhan suasana di PPP Bondowoso tetap kondusif dan solid,” ujarnya.

Ia mengungkapkan, arahan utama dari DPP maupun DPW saat ini adalah mengembalikan kejayaan PPP, termasuk memperjuangkan agar partai kembali memiliki wakil di DPR RI pada Pemilu mendatang.

Di tingkat daerah, ia memasang target peningkatan perolehan kursi legislatif. Jika saat ini PPP memiliki tujuh kursi di DPRD Bondowoso, maka pada pemilu berikutnya partai menargetkan minimal sembilan kursi.

“Ukuran keberhasilan kepemimpinan partai tentu dilihat dari capaian suara dan kursi. Karena itu kami akan bekerja maksimal agar PPP dapat menambah kekuatan politiknya di DPRD Bondowoso,” katanya.

Sementara itu, Sekretaris DPC PPP Bondowoso terpilih, Ahmadi menjelaskan, penetapan Abuya Hasan merupakan hasil proses yang berlangsung pasca Musyawarah Cabang (Muscab). Setelah forum tersebut, dibentuk tim formatur yang terdiri dari unsur PAC, DPW, dan DPP untuk menyusun kepengurusan baru.

Sesuai kesepakatan bersama, tim formatur menyerahkan penentuan figur ketua kepada para ulama dan masyayikh yang selama ini menjadi rujukan PPP di Bondowoso. Selama sepekan, tim menghimpun berbagai masukan sebelum mengambil keputusan final.

“Hasil komunikasi dan musyawarah dengan para masyayikh mengerucut pada satu nama, yakni Abuya Hasan. Rekomendasi tersebut kemudian dibahas melalui mekanisme partai dan disetujui seluruh anggota formatur,” jelas Ahmadi.

Ia menambahkan, tidak ada perubahan komposisi dalam susunan pengurus inti yang telah disepakati. Kepengurusan DPC PPP Bondowoso periode baru terdiri dari KH Mohammad Hasan Abdul Mu'iz sebagai Ketua, Ahmadi sebagai Sekretaris, Bagus sebagai Bendahara, serta Neng Ufa sebagai Wakil Ketua Bidang Organisasi, Kaderisasi, dan Keanggotaan (OKK) 1.

Adapun pelantikan pengurus baru dijadwalkan oleh DPW PPP Jawa Timur dan akan dilaksanakan secara serentak bersama DPC PPP kabupaten/kota lainnya di seluruh Jawa Timur. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Berita ini juga tayang di portal nasional

Baca versi lengkapnya di jaringan nasional kami.

Baca di sini
Penulis:Moh Bahri
|
Editor:Ferry Agusta Satrio

News Logo

Media Online No 1 Pembangun Ketahanan Informasi di Bondowoso, Menyajikan Berita Terkini Seputar Berita Politik, Bisnis, Olahraga, Artis, Hukum, yang membangun, menginspirasi, dan berpositif thinking berdasarkan jurnalisme positif.

Kanal Utama

    Kontak Kami

    • Jl. Besar Ijen No.90, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65116
    • (0341) 563566
    • [email protected]

    Berlangganan

    Dapatkan berita terbaru langsung di inbox Anda

    Member Of

    Logo WANIFRALogo AMSILogo Dewan PersLogo Trusted

    SUPPORTED BY

    Logo Varnion
    © 2025 TIMES Indonesia. All rights reserved.