PWI Bondowoso Gelar Gerakan Sedekah Oksigen dalam Rangka HPN 2026
PWI Bondowoso menggelar gerakan sedekah oksigen dengan melakukan penanaman pohon di Petak 29A, RPH Sukorejo BKPH Sukosari KPH Bondowoso Kecamatan Sumberwringin, Rabu (11/2/2026).
BONDOWOSO – PWI Bondowoso menggelar gerakan sedekah oksigen dengan melakukan penanaman pohon di Petak 29A, RPH Sukorejo BKPH Sukosari KPH Bondowoso Kecamatan Sumberwringin, Rabu (11/2/2026).
Penanaman pohon yang bekerja sama dengan Perhutani KPH Bondowoso melibatkan sejumlah pihak, mulai OPD, ulama, organisasi kepemudaan, siswa PAUD-SD forum anak, mahasiswa, organisasi masyarakat, pemandu gunung, asosiasi media dan sejumlah pihak terkait lainnya dengan total sekitar 300 peserta.
Hadir dalam kesempatan tersebut, Sekda Bondowoso Dr. Fathur Rozi, Ketua DPRD Ahmad Dhafir, Kapolres Bondowoso AKBP Dr. Aryo Dwi Wibowo, Adm Perhutani, dan perwakilan instansi lainnya.
Sekretaris Daerah Bondowoso, Fathur Rozi hadir mewakili Bupati dan Wakil Bupati Bondowoso. Ia menyampaikan bahwa kedua pimpinan daerah sejatinya berencana hadir langsung, namun berhalangan karena agenda yang tidak bisa ditinggalkan.
Bupati tengah mengikuti ujian disertasi di UIN Kiai Haji Ahmad Siddiq Jember, sedangkan Wakil Bupati menghadiri rapat koordinasi Ketua Satgas MBG dan Rakorcab Kwartir Cabang Provinsi Jawa Timur di Surabaya.
“Beliau berdua menitipkan salam hormat dan berharap kegiatan ini berjalan lancar serta membawa manfaat besar bagi masyarakat,” ujarnya.
Menurutnya, gerakan bertema “Tanam Pohon Wariskan Sejuta Oksigen” ini merupakan langkah konkret menjaga kelestarian lingkungan.
Ia mengapresiasi aksi PWI Bondowoso. Menurutnya, penanaman ini tidak hanya berdampak sesaat, tetapi memiliki manfaat jangka panjang bagi keberlangsungan hidup generasi mendatang.
Ia menambahkan, aksi serupa sebelumnya telah dilaksanakan di sejumlah kecamatan, di antaranya Sukosari, Curahdami, dan Maesan. Kini, gerakan tersebut kembali digelar di Sumberwringin sebagai bagian dari komitmen bersama menjaga alam Bondowoso.
Ia menegaskan, penanaman pohon memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem, mengurangi risiko banjir dan longsor, serta meningkatkan kualitas udara.
“Manfaatnya mungkin tidak langsung terlihat, tetapi sedekah oksigen ini sangat berarti bagi kehidupan kita. Selain berdampak pada lingkungan, juga bernilai ibadah,” tuturnya.
Pemkab Bondowoso berharap gerakan penghijauan ini terus berlanjut dan menjadi gerakan kolektif masyarakat. Ia pun optimistis, langkah kecil yang dilakukan hari ini akan menjadi investasi besar bagi masa depan lingkungan Bondowoso.
“Semoga apa yang kita tanam hari ini menjadi amal jariyah dan membawa keberkahan untuk daerah kita,” jelasnya.
Ketua PWI Bondowoso, Sinca Ari Pangestu menegaskan, penghijauan ini sengaja diinisiasi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Bondowoso sebagai bagian dari peringatan Hari Pers Nasional (HPN).
Menurutnya, momentum HPN tidak hanya diperingati secara seremonial, tetapi juga diwujudkan melalui aksi nyata yang berdampak langsung bagi masyarakat dan lingkungan.
“Kami ingin peringatan HPN diisi dengan kegiatan yang memberi manfaat jangka panjang. Penghijauan ini adalah bentuk kepedulian kami terhadap alam,” ujarnya.
Sinca menjelaskan, gerakan bertajuk Sedekah Oksigen tersebut melibatkan berbagai stakeholder di Bondowoso. Kolaborasi ini diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran bersama tentang pentingnya menjaga kelestarian lingkungan.
Dengan mengusung tagline “Tanam Satu Pohon, Wariskan Sejuta Oksigen”, PWI Bondowoso ingin mengajak seluruh elemen masyarakat untuk ambil bagian dalam upaya pelestarian alam.
“Kelestarian lingkungan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi tanggung jawab kita bersama. Karena itu, kami ingin berbuat lebih banyak dan mengajak semua pihak untuk bergerak bersama,” pungkasnya.(*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.
Berita ini juga tayang di portal nasional
Baca versi lengkapnya di jaringan nasional kami.


