Masa Kepengurusan Usai, Cak Awi Ditunjuk Jadi Plt Ketua DPC PPP Bondowoso
Kantor DPC PPP Kabupaten Bondowoso, kini Barri Sahlawi Zain jadi Plt Ketua DPC (FOTO: Moh Bahri/TIMES Indonesia)

Masa Kepengurusan Usai, Cak Awi Ditunjuk Jadi Plt Ketua DPC PPP Bondowoso

Penunjukan Plt dilakukan untuk mengisi posisi ketua, sekretaris, dan bendahara DPC PPP Bondowoso.

TIMES Bondowoso,Minggu 15 Maret 2026, 19:01 WIB
1.8K
M
Moh Bahri

BONDOWOSOMasa kepengurusan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Bondowoso periode 2021–2026 resmi berakhir pada 4 Maret 2026. 

Seiring berakhirnya masa jabatan tersebut, sejumlah posisi inti di tubuh partai kini diisi oleh pelaksana tugas (Plt).

Penunjukan Plt dilakukan untuk mengisi posisi ketua, sekretaris, dan bendahara DPC PPP Bondowoso.

Tiga jabatan strategis tersebut kini masing-masing dijalankan oleh Barri Sahlawi Zain sebagai Plt ketua, Syaiful Bahri sebagai Plt sekretaris, serta Taufik sebagai Plt bendahara.

Barri Sahlawi Zain menjelaskan, penunjukan Plt merupakan langkah administratif yang diperlukan agar kepengurusan tetap sah secara organisasi, termasuk untuk mengikuti agenda Musyawarah Wilayah (Muswil) PPP yang berlangsung pada 11–12 Maret 2026.

“Selain untuk memenuhi syarat administratif mengikuti Muswil, penunjukan Plt juga bertujuan menjaga kesinambungan kepemimpinan organisasi hingga terbentuk kepengurusan definitif,” ujarnya saat dikonfirmasi, Minggu (15/3/2026).

Menurutnya, roda organisasi dan seluruh agenda partai tetap berjalan sebagaimana mestinya sampai pelaksanaan Musyawarah Cabang (Muscab) yang akan memilih ketua definitif DPC PPP Bondowoso.

Mengacu pada Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) PPP, Muscab harus digelar paling lambat tiga bulan setelah pelaksanaan Muswil. Meski demikian, jadwal tersebut masih memungkinkan untuk dipercepat.

“Untuk Bondowoso, rencananya Muscab akan dilaksanakan sekitar pertengahan hingga akhir April 2026,” kata Sahlawi.

Ia menambahkan, terdapat ketentuan turunan dari AD/ART hasil Muktamar ke-10 PPP tahun 2025 yang membuka peluang bagi tokoh di luar kader partai untuk mencalonkan diri sebagai Ketua DPC PPP. 

Namun kata dia, calon tersebut tetap harus memenuhi sejumlah kriteria, terutama terkait rekam jejak kepemimpinan.

“Misalnya pernah memegang posisi strategis di tingkat kabupaten atau aktif di organisasi keagamaan. Tapi tentu saja kami tetap mengutamakan kader internal jika masih ada yang memenuhi syarat,” jelasnya.

Ia juga menerangkan bahwa mekanisme pemilihan ketua dalam Muscab PPP berbeda dengan sebagian partai politik lainnya. Dalam forum tersebut, peserta tidak langsung memilih ketua, melainkan memilih tim formatur.

Tim formatur ini terdiri dari perwakilan tingkat Pimpinan Anak Cabang (PAC), DPC, Dewan Pimpinan Wilayah (DPW), serta Dewan Pimpinan Pusat (DPP). Dari tim inilah nantinya diputuskan siapa yang akan menjabat sebagai ketua DPC.

Sebelumnya, jabatan Ketua DPC PPP Bondowoso dipegang oleh mantan Bupati Bondowoso periode 2018–2024, KH Salwa Arifin, dengan Barri Sahlawi Zain menjabat sebagai sekretaris pada kepengurusan tersebut. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Penulis:Moh Bahri
|
Editor:Ronny Wicaksono

News Logo

Media Online No 1 Pembangun Ketahanan Informasi di Bondowoso, Menyajikan Berita Terkini Seputar Berita Politik, Bisnis, Olahraga, Artis, Hukum, yang membangun, menginspirasi, dan berpositif thinking berdasarkan jurnalisme positif.

Kanal Utama

    Kontak Kami

    • Jl. Besar Ijen No.90, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65116
    • (0341) 563566
    • [email protected]

    Berlangganan

    Dapatkan berita terbaru langsung di inbox Anda

    Member Of

    Logo WANIFRALogo AMSILogo Dewan PersLogo Trusted

    SUPPORTED BY

    Logo Varnion
    © 2025 TIMES Indonesia. All rights reserved.