Warga Salah Pahami Kebijakan Capaian Vaksinasi Booster Rendah
Pemahaman masyatakat yang kurang tepat terhadap kebijakan boleh membuka masker di ruang terbuka. Menjadi salah satu alasan masih rendahnya capaian vaksinasi booster. Seba ...
BANTUL – Pemahaman masyatakat yang kurang tepat terhadap kebijakan boleh membuka masker di ruang terbuka. Menjadi salah satu alasan masih rendahnya capaian vaksinasi booster. Sebab masyarakat menilai virus Covid-19 sudah hilang. Sehingga vaksin booster tidak diperlukan lagi.
Padahal kebijakan yang disampaikan langsung oleh presiden Joko Widodo, bertujuan membuka kembali kegiatan ekonomi. Dengan melakukan pengendoran salah satu unsur protokol kesehatan. Namun penerapan kebijakan hendaknya dibarengi dengan penguaatan unsur protokol kesehatan lainnya, berupa vaksinasi.
Agar kesadaran masyarakat untuk mengikuti vaksinasi boster kembali meningkat. Dibutuhkan sosialisasi kepada warga, untuk meluruskan pemahaman yang kurang tepat tersebut. Sebab bila dibiarkan, kondisi ini sangat berpotensi menimbulkan lonjakan kasus Covid -19. Menyusul munculnya varian BA.4 dan BA.5.

"Satgas Covid-19 yang terbentuk hingga tingkat pedukuhan dapat menjalankan tugas sosialisasi ini," tegas Koordinator vaksinasi Binda DIY wilayah Bantul Nugroho, menyampaikan pernyataan ini disela- sela pelaksanaan vaksinasi di Pendopo Kalurahan Wonokromo Pleret, Rabu (29/6/2022).
Berdasarkan data, capaian vaksinasi booster di Bantul baru 22 persen. Untuk mengejar target 70 persen agar tercipta kekebalan komunal baru, Binda DIY akan melakukan berbagai upaya percepatan. Selain menyasar wilayah - wilayah yang capaian vaksinasi boosternya masih rendah, kerjasama dengan lembaga dan instansi lain akan terus dilkukan.
Memberikan hadiah menjadi cara lain menarik minat warga untuk mengikuti vaksinasi. Seperti yang diberikan Polsek Pleret untuk peserta vaksinasi di Kalurahan Womokromo. Kapolsek Pleret AKP Tukirin mengaku, menyediakan 2 ekor kambing sebagai doorprize. Selain gratis 1 liter minyak goreng bagi 300 peserta pertama. Pemberian doorprize ini sebagai dukungan terhadap program vaksinai, sekligus peringatan HUT Bhayangkara ke - 76.
Laila salah satu peserta vaksinasi mengku ikut vaksinasi karena masih membutuhkan perlindungan dari paparan virus Covid -19. Sehingga warga Widoro Timbulharjo Sewon ini menilai vaksin booster sangat penting. Terkait pemberian minyak goreng bagi peserta vaksin dirinya mengaku senang. Sebab saat ini harga minyak goreng cukup mahal. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.


