Ribuan Guru Ngaji di Bondowoso Terima Insentif, Sisanya Masih Proses Pencairan
Ribuan guru ngaji Bondowoso terima insentif Rp1,5 juta jelang Idulfitri 2026. 5.865 cair sebelum Lebaran, 518 menyusul, sebagai apresiasi pemda atas peran mereka.
BONDOWOSO – Ribuan guru ngaji di Kabupaten Bondowoso telah menerima insentif dari pemerintah daerah menjelang Hari Raya Idul Fitri 2026.
Total sebanyak 5.865 penerima memperoleh bantuan masing-masing sebesar Rp 1,5 juta yang disalurkan langsung melalui transfer ke rekening pribadi.
Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Bondowoso, Muhammad Royhan, menjelaskan bahwa proses pencairan dilakukan secara bertahap.
Penyaluran diawali dengan verifikasi berjenjang, mulai dari tingkat desa hingga kabupaten, guna memastikan bantuan tepat sasaran.
“Langkah ini penting agar data penerima benar-benar valid dan tidak terjadi kesalahan dalam penyaluran,” ujarnya, Kamis (26/3/2026).
Menurutnya, pencairan diprioritaskan bagi guru ngaji yang telah memenuhi persyaratan administrasi, termasuk memiliki rekening aktif.
Sementara itu, bagi penerima yang datanya masih bermasalah, seperti rekening tidak aktif atau adanya perubahan identitas, akan diproses pada tahap berikutnya.
Akibat proses tersebut, masih terdapat 518 guru ngaji yang dijadwalkan menerima insentif setelah Lebaran.
Di sisi lain, Bupati Bondowoso Abd Hamid Wahid menegaskan bahwa pemberian insentif ini merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam mendukung peran penting guru ngaji di tengah masyarakat.
“Ini bukan sekadar bantuan finansial, melainkan bentuk apresiasi atas dedikasi mereka dalam membina akhlak generasi muda. Kami berharap insentif ini bisa menjadi motivasi untuk terus berkontribusi,” tegasnya. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.
Berita ini juga tayang di portal nasional
Baca versi lengkapnya di jaringan nasional kami.


