Remaja di Bondowoso Dibegal Saat Pulang Kerja, Korban Alami Luka-Luka
Seorang remaja asal Kecamatan Maesan, Kabupaten Bondowoso, menjadi korban begal saat pulang kerja pada malam hari.
BODOWOSO – Seorang remaja bernama Alvin (16), warga Desa Sumberanyar, Kecamatan Maesan, Kabupaten Bondowoso, menjadi korban begal saat perjalanan pulang kerja pada malam hari.
Insiden tersebut terjadi di wilayah Tamanan, tepatnya di perempatan gudang menuju arah Sumberanyar, Kamis (19/2/2026) malam.
Berdasarkan video yang beredar, korban mengalami luka-luka di bagian sekujur tubuhnya. Luka tersebut disebabkan benturan dengan aspal.
Luka tampak di bagian pelipis kanan, bahu kanan, punggung tangan kiri, bagian kaki dan beberapa luka kecil lainnya.
Alvin bekerja sebagai penjual ayam geprek di Kecamatan Tamanan. Pada malam kejadian, ia menutup stan sekitar pukul 21.30 WIB dan langsung pulang ke rumahnya di Desa Sumberanyar.
Perjalanan yang biasanya ditempuh dalam waktu 10 hingga 15 menit itu berubah menjadi momen menegangkan.
Saat melintas di perempatan gudang Tamanan dari arah timur ke barat, Alvin mengaku melihat seseorang sedang tiduran di pinggir jalan, tepat di jalur menuju Sumberanyar. Karena merasa curiga, ia memperlambat laju kendaraannya.
Namun kata dia, secara tiba-tiba orang tersebut bangkit dan memegang serta menahan sepeda motor yang sedang dikendarainya.
“Saat dipegang, motor saya juga digoyang-goyangkan,” ujar Alvin menceritakan kejadian yang dialaminya, Jumat (20/2/2026).
Berusaha menyelamatkan diri, Alvin langsung menambah kecepatan motor hingga berhasil melepaskan diri dari cengkeraman pelaku. Nahas, saat memacu kendaraan dengan kecepatan tinggi, motornya menghantam jalan berlubang. Ia pun terpental dan terjatuh ke aspal, hingga mengalami luka-luka.
Meski sudah terjatuh, pelaku yang diduga begal tersebut disebut masih berupaya mendekati korban.
Beruntung, dari arah berlawanan melintas seorang pengendara lain yang hendak menuju Tamanan. Kehadiran pengendara tersebut membuat pelaku akhirnya melarikan diri.
“Beruntung ada pengendara lain, sehingga begal kabur. Seandainya tidak ada orang lain mungkin motor saya hilang,” tuturnya.
Menurut salah seorang warga yang juga tetangga korban, Baeni, kejadian ini sudah keempat kalinya.
Menurutnya, Ruas jalan menuju Sumberanyar dari arah Tamanan itu gelap tidak ada PJU (Penerangan Jalan Umum). Ia berharap ada perhatian pihak terkait.
"Selain sepi, jalannya juga gelap. Jadi harus hati-hati. Di ruas jalan itu kan tidak ada rumah.Kanan kiri kan sawah, kalaupun ada bangunan hanya gudang," paparnya. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.



