Warga Rejoagung Bondowoso Dibacok Orang Tak Dikenal, Sempat Tergoda Kejar-kejaran
Pemuda inisial S (22) dibacok orang tak dikenal di betis usai mengejar pria mencurigakan yang masuk ke rumahnya di Desa Rejoagung, Bondowoso. Pelaku masih buron.
BONDOWOSO – Seorang pemuda menjadi korban pembacokan oleh orang tak dikenal di Dusun Tol-tol Barat, Desa Rejoagung, Kecamatan Sumberwringin, Bondowoso, pada Jumat (10/4/2026) malam.
Peristiwa berdarah itu terjadi sekitar pukul 23.30 WIB. Korban berinisial S (22) mengalami luka serius di bagian kaki setelah diserang pelaku menggunakan senjata tajam.
Kasat Reskrim Polres Bondowoso, Iptu Wawan Triono mengatakan, korban menderita luka bacok sepanjang kurang lebih 15 sentimeter di betis kaki kiri. Saat ini korban telah mendapatkan perawatan medis di Puskesmas Sumberwringin.
Insiden tersebut bermula ketika korban memergoki seorang pria tak dikenal yang masuk ke dalam rumahnya dengan gerak-gerik mencurigakan. Saat ditegur, pelaku langsung melarikan diri.
Korban yang curiga kemudian berusaha mengejar dan sempat memegang pundak pelaku. Namun, situasi justru berbalik ketika pelaku tiba-tiba menyerang.
“Korban sempat bertanya ‘siapa itu?’, lalu pelaku lari dan dikejar korban,” ujar Wawan, Sabtu (11/4/2026).
Dalam kondisi terdesak, pelaku mengeluarkan senjata tajam jenis parang dan langsung membacok kaki korban sebelum kembali melarikan diri.
Dari keterangan korban, pelaku diperkirakan memiliki tinggi sekitar 160 sentimeter. Saat kejadian, pelaku mengenakan jaket dengan penutup kepala sehingga wajahnya tidak dapat dikenali.
“Saksi menyebut pelaku membawa parang panjang,” imbuhnya.
Hingga kini, Satreskrim Polres Bondowoso masih melakukan penyelidikan lebih lanjut. Polisi juga telah mengumpulkan keterangan sejumlah saksi untuk mengungkap identitas pelaku. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.
Berita ini juga tayang di portal nasional
Baca versi lengkapnya di jaringan nasional kami.

