TIMES BONDOWOSO, BONDOWOSO – Lonjakan harga emas yang terjadi sejak awal Januari ternyata tidak menyurutkan minat masyarakat Bondowoso untuk berinvestasi.
Sebaliknya, di tengah harga yang terus merangkak naik, transaksi pembelian emas di Pegadaian Bondowoso justru mendominasi dibandingkan penjualan.
Kepala Kantor Cabang Pegadaian Bondowoso, Agus Subekti menyampaikan, harga emas saat ini berada pada level tinggi dan mendekati rekor tertingginya.
Kenaikan tersebut berlangsung secara konsisten dari hari ke hari, bahkan dalam beberapa waktu terakhir mengalami lonjakan yang cukup tajam.
“Kalau kami amati, kenaikannya bisa cukup signifikan. Dalam satu hari saja bisa mencapai sekitar lima persen,” ujar Agus, Jumat (30/1/2026).
Ia menjelaskan, tren kenaikan harga emas tidak lepas dari pengaruh situasi global. Ketidakpastian geopolitik internasional dinilai menjadi salah satu faktor utama yang mendorong masyarakat memilih emas sebagai aset lindung nilai.
“Faktor geopolitik global sangat berpengaruh. Ketika kondisi dunia tidak stabil, emas biasanya menjadi pilihan utama untuk investasi yang dianggap aman,” jelasnya.
Menariknya, kondisi harga yang tinggi tersebut tidak membuat masyarakat berbondong-bondong menjual emas yang dimiliki. Justru sebaliknya, minat beli emas di Pegadaian Bondowoso tetap tinggi dan stabil.
“Harga tinggi tapi minat beli juga tinggi. Untuk yang menjual, sejauh ini belum terlihat signifikan,” ungkap Agus.
Sepanjang Januari, volume penjualan emas di Pegadaian Bondowoso terbilang cukup besar. Hingga pertengahan bulan, total emas yang terjual telah mencapai sekitar 500 gram.
Angka ini mencerminkan kuatnya kepercayaan masyarakat terhadap emas sebagai instrumen investasi jangka panjang.
Produk yang paling diminati adalah emas lantakan G24 atau emas murni 24 karat produksi Pegadaian. Tingginya permintaan bahkan membuat ketersediaan stok terbatas, sehingga sementara ini Pegadaian Bondowoso hanya melayani penjualan produk G24.
“Untuk saat ini kami fokus melayani G24, karena stok produk emas lainnya belum tersedia,” katanya.
Sebagai solusi agar masyarakat tetap dapat berinvestasi, Pegadaian Bondowoso juga menyediakan layanan pembelian emas secara angsuran. Melalui skema ini, harga emas dapat dikunci pada hari transaksi meski barang baru diterima setelah cicilan lunas.
“Keuntungannya, harga sudah diikat di hari pembelian. Jadi meskipun nanti harga naik, nasabah tetap mendapatkan harga yang sudah disepakati,” pungkasnya. (*)
| Pewarta | : Moh Bahri |
| Editor | : Ferry Agusta Satrio |