Doa untuk Sumatera di Haul Masyaikh dan HUT ke-50 Ponpes Nurut Taqwa Bondowoso
TIMES Bondowoso/Pembacaan sholawat dan doa bersama dalam rangka HUT Ponpes Nurut Taqwa sekaligus doa untuk Sumatera dan Aceh (FOTO: Moh Bahri/TIMES Indonesia)

Doa untuk Sumatera di Haul Masyaikh dan HUT ke-50 Ponpes Nurut Taqwa Bondowoso

HUT) ke-50 Pondok Pesantren Nurut Taqwa Cermee Bondowoso dan haul masyaikh dihadiri ribuan jemaah terdiri santri, wali santri hingga simpatisan, Jumat (9/1/2025) malam.

TIMES Bondowoso,Sabtu 10 Januari 2026, 13:16 WIB
6.1K
M
Moh Bahri

BONDOWOSOHari Ulang Tahun (HUT) ke-50 Pondok Pesantren Nurut Taqwa Cermee Bondowoso dan haul masyaikh dihadiri ribuan jemaah terdiri santri, wali santri hingga simpatisan, Jumat (9/1/2025) malam. 

Haul kali ini dihadiri sejumlah ulama dan tokoh-tokoh penting. Diantaranya hadir langsung, Kasubdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim AKBP Arbaridi Jumhur beserta jajaran. 

Dalam HUT ke-50 Pondok Pesantren Nurut Taqwa ini juga diisi beberapa agenda. Peresmian Asrama Putri Mutia, mengenang perjuangan pendiri pondok KH. Ma’shum Zainullah, sholawat hingga doa bersama untuk Sumatera dan Aceh agar segera pulih seperti sedia kala pasca bencana banjir bandang. 

Tampak ribuan jemaah sangat khidmat mengikuti rangkaian kegiatan Haul. Bahkan mereka tidak beranjak meskipun cuaca mengalami gerimis. 

Pengasuh Pondok Pesantren Nurut Taqwa, KH Nawawi Maksum mengatakan, 50 tahun usia yang kalau untuk manusia, sudah masuk kategori sepuh, matang, dan penuh cerita.

Menurutnya, Pesantren ini dirintis dengan keringat, air mata, dan doa tanpa henti oleh pendiri, Almagfurlah KH. Ma’shum Zainullah. 

“Kita kirimkan doa terbaik untuk beliau dan para Masyaikh yang telah menanamkan iman, ilmu, dan akhlak yang sampai sekarang masih dipanen oleh para santri,” katanya. 

article

Dulu kata Gus Nawawi, Kiai Ma’shum berjuang menjaga keamanan akidah umat di Bondowoso ini. “Dan kini dan hingga nanti perjuangan, InsyaAllah perjuangan ini akan terus berlanjut,” tegasnya. 

Selain peringatan Harlah lanjut dia, para jemaah juga bersama berdoa bersama untuk korban bencana di Sumatera dan Aceh agar kondisi di sana segera pulih seperti sedia kala. 

Menurutnya, hal ini adalah bentuk solidaritas dan rasa prihatin atas musibah yang merenggut korban jiwa hingga harta benda mereka. 

“Karena mereka adalah saudara kita. Saudara seiman dan saudara sebangsa dan setanah air. Semoga segala aktivitas sosial, ekonomi dan agama di sana bisa kembali normal bahkan lebih baik dari sebelumnya,” harapnya. 

Sementara Kasubdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim, AKBP Arbaridi Jumhur yang ikut dalam doa bersama memberikan apresiasi atas kepedulian Ponpes Nurut Taqwa Bondowoso. 

Menurutnya, pesantren dan santri memiliki peran penting khususnya dalam kehidupan sosial dan keagamaan. 

Ia juga menegaskan bahwa pesantren menjadi benteng pertahanan atas kenakalan remaja. Menurutnya, pemuda yang ada di pesantren sangat beruntung. “Dari pagi sampai malam kan terarah (hidupnya, red),” katanya. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Penulis:Moh Bahri
|
Editor:Imadudin Muhammad

News Logo

Media Online No 1 Pembangun Ketahanan Informasi di Bondowoso, Menyajikan Berita Terkini Seputar Berita Politik, Bisnis, Olahraga, Artis, Hukum, yang membangun, menginspirasi, dan berpositif thinking berdasarkan jurnalisme positif.

Kanal Utama

    Kontak Kami

    • Jl. Besar Ijen No.90, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65116
    • (0341) 563566
    • [email protected]

    Berlangganan

    Dapatkan berita terbaru langsung di inbox Anda

    Member Of

    Logo WANIFRALogo AMSILogo Dewan PersLogo Trusted

    SUPPORTED BY

    Logo Varnion
    © 2025 TIMES Indonesia. All rights reserved.