DPR RI Respons Cepat Kasus PMI Asal Bondowoso yang Jadi Korban KDRT di Malaysia
Anggota Komisi VI DPR RI, Nasim Khan melakukan upaya untuk memulangkan PMI asal Bondowoso di Malaysia (FOTO: Dokumen pribadi)

DPR RI Respons Cepat Kasus PMI Asal Bondowoso yang Jadi Korban KDRT di Malaysia

Anggota DPR RI Fraksi PKB, Nasim Khan, merespons cepat kasus Hartatik, seorang Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur, yang menjadi korban kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) di Malaysia. Hartatik kini tengah dalam proses

TIMES Bondowoso,Senin 4 Agustus 2025, 15:14 WIB
616.8K
M
Moh Bahri

BONDOWOSOAnggota DPR RI Fraksi PKB, Nasim Khan, merespons cepat kasus Hartatik, seorang Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur, yang menjadi korban kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) di Malaysia. Hartatik kini tengah dalam proses pemulangan ke tanah air.

Perempuan asal Desa Taal, Kecamatan Tapen, Kabupaten Bondowoso itu mengunggah video permohonan bantuan yang ditujukan langsung kepada Presiden Prabowo Subianto, Menteri Luar Negeri Sugiono, dan Nasim Khan. Dalam video berdurasi lebih dari satu menit tersebut, Hartatik mengungkapkan kisah pilu rumah tangganya selama 10 tahun bersama pria asal Malaysia yang justru berujung pada kekerasan.

“Paspor saya ditahan oleh majikan sebelumnya, sehingga saya tidak bisa pulang. Saya juga tidak punya biaya. Mohon bantuannya,” ungkap Hartatik dalam video yang beredar luas di media sosial.

Respons Cepat dan Koordinasi Lintas Lembaga

Mengetahui kondisi tersebut, Nasim Khan langsung menghubungi KBRI Malaysia dan memastikan pihak kedutaan telah menemui Hartatik untuk mengurus pemulangannya ke Indonesia.

“Saat ini Bu Hartatik sudah dalam proses pemulangan oleh KBRI di Malaysia. Kami terus memantau dan berkoordinasi,” jelas Nasim Khan, Senin (4/8/2025).

Nasim tidak hanya berkoordinasi dengan KBRI, tapi juga membawa kasus ini ke tingkat pusat. Ia telah melaporkan peristiwa ini kepada Menko Pemberdayaan Masyarakat Abdul Muhaimin Iskandar, Ketua DPP PKB Halim Iskandar, serta berkoordinasi dengan anggota Komisi I DPR RI Syamsu Rizal dan BKSAP DPR RI.

Sinergi dengan Pemerintah Daerah Bondowoso

Di tingkat lokal, Nasim Khan juga telah melakukan koordinasi dengan Bupati Bondowoso Ra Hamid, Ketua DPRD Ahmad Dhafir, dan Fraksi PKB DPRD Bondowoso untuk memfasilitasi kepulangan Hartatik.

“Kami membangun sinergi lintas pihak agar proses pemulangan Bu Hartatik berjalan lancar,” tegas Nasim.

Melalui Tim Nasim Khan Indonesia (NKI), politisi Komisi VI DPR RI ini menegaskan komitmennya dalam memperjuangkan perlindungan PMI dan menindaklanjuti segala bentuk pengaduan masyarakat, khususnya dari daerah seperti Bondowoso yang banyak memberangkatkan tenaga kerja ke luar negeri.

Lebih lanjut, Nasim Khan mendesak pemerintah dan aparat penegak hukum untuk menindak tegas agen-agen ilegal yang menjadi akar persoalan bagi para PMI di luar negeri.

“Kami akan terus hadir dan memperjuangkan hak-hak masyarakat, terutama para pekerja migran yang menjadi korban eksploitasi,” pungkasnya. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Berita ini juga tayang di portal nasional

Baca versi lengkapnya di jaringan nasional kami.

Baca di sini
Penulis:Moh Bahri
|
Editor:Imadudin Muhammad

News Logo

Media Online No 1 Pembangun Ketahanan Informasi di Bondowoso, Menyajikan Berita Terkini Seputar Berita Politik, Bisnis, Olahraga, Artis, Hukum, yang membangun, menginspirasi, dan berpositif thinking berdasarkan jurnalisme positif.

Kanal Utama

    Kontak Kami

    • Jl. Besar Ijen No.90, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65116
    • (0341) 563566
    • [email protected]

    Berlangganan

    Dapatkan berita terbaru langsung di inbox Anda

    Member Of

    Logo WANIFRALogo AMSILogo Dewan PersLogo Trusted

    SUPPORTED BY

    Logo Varnion
    © 2025 TIMES Indonesia. All rights reserved.