TIMES BONDOWOSO, BONDOWOSO – Kebakaran melanda salah satu destinasi wisata andalan Kabupaten Bondowoso, Navara Waterpark, yang berlokasi di Desa Pengarang, Kecamatan Jambesari Darussholah, Senin (2/2/2026) dini hari.
Insiden tersebut terjadi sekitar pukul 01.40 WIB dan menghanguskan wahana perosotan di area kolam anak.
Kepala Bidang Pemadam Kebakaran Satpol PP Bondowoso, Vara Tedi mengatakan, pihaknya menerima laporan kejadian melalui aplikasi Jaguar empat menit setelah api pertama kali terlihat. Petugas segera menuju lokasi untuk melakukan penanganan.
“Laporan masuk pukul 01.44 WIB. Saat kami tiba di lokasi, api sudah berhasil dipadamkan secara mandiri oleh pihak pengelola, sehingga kami langsung melakukan proses pendinginan,” jelas Tedi.
Api pertama kali diketahui oleh seorang pekerja yang sedang berpatroli di area wisata. Saksi mencium bau hangus sebelum mendapati api telah membesar di bagian tengah wahana perosotan dan menjalar ke bagian atas.
Beruntung, kebakaran dapat dikendalikan dengan cepat sehingga tidak merembet ke wahana lain di sekitarnya. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Meski demikian, kerugian materiil ditaksir cukup besar. “Estimasi sementara kerugian mencapai sekitar Rp900 juta,” ungkap Tedi, Senin (2/2/2026).
Terkait penyebab kebakaran, pihak Damkar masih melakukan pendalaman. Namun, indikasi awal mengarah pada gangguan instalasi listrik.
“Dugaan sementara berasal dari korsleting listrik pada bagian pompa air, namun tetap perlu asesmen lanjutan,” tambahnya.
Ia mengimbau seluruh pelaku usaha, khususnya pengelola tempat wisata, untuk lebih memperhatikan keamanan instalasi listrik dan memastikan arus listrik yang tidak digunakan dimatikan guna mencegah kejadian serupa.
Sebagai informasi, Navara Waterpark dibangun pada tahun 2022 di atas lahan seluas 2,6 hektar dan menjadi salah satu ikon wisata buatan di Bondowoso.
Berdasarkan data Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda, dan Olahraga (Disparbudpora) hingga November 2025, objek wisata ini menempati peringkat kedua destinasi dengan jumlah kunjungan tertinggi, mencapai 125.520 wisatawan, nomor dua setelah wisata alam Kawah Ijen.(*)
| Pewarta | : Moh Bahri |
| Editor | : Imadudin Muhammad |