https://bondowoso.times.co.id/
Berita

Korban Hanyut di Sungai Sampean Baru Bondowoso Ditemukan Tewas, Keluarga Berduka

Sabtu, 24 Januari 2026 - 16:53
Warga Sumenep Madura Hilang di Sungai Sampean Baru Bondowoso Ditemukan Meninggal Warga Madura yang ditemukan meninggal di Sungai Sampean Baru Bondowoso tiba di rumah duka (FOTO: Moh Bahri/TIMES Indonesia)

TIMES BONDOWOSO, BONDOWOSO – style="margin-left:-17px; margin-right:-17px">Setelah dilakukan pencarian selama tiga hari, seorang warga asal Madura yang dilaporkan hanyut di aliran Sungai Sampean Baru Bondowoso akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, Sabtu (24/1/2026).

Korban ditemukan mengambang dalam posisi tertelungkup di DAM Sungai Sampean Baru, tepatnya di Desa Kalitapen, Kecamatan Tapen.

Lokasi penemuan berjarak sekitar lima kilometer dari titik awal korban dilaporkan terhanyut di Desa Gentong, Kecamatan Taman Krocok.

Pantauan di rumah duka, kedatangan jenazah korban disambut isak tangis keluarga dan kerabat. Usai dievakuasi, jenazah langsung dibawa ke rumah duka tanpa dibawa ke fasilitas kesehatan.

Plt Kepala Pelaksana BPBD Bondowoso, Kristianto Putro Prasojo membenarkan penemuan tersebut. Ia menyebut korban ditemukan sekitar pukul 09.00 WIB pagi tadi oleh tim pencari.

“Korban ditemukan sekitar lima kilometer dari lokasi awal kejadian. Setelah dievakuasi langsung diserahkan ke pihak keluarga sesuai permintaan,” ujarnya.

Kristianto juga mengimbau masyarakat, khususnya yang beraktivitas di sekitar Sungai Sampean Baru, untuk meningkatkan kewaspadaan dan mengurangi aktivitas di sekitar aliran sungai.

Pasalnya, berdasarkan prakiraan BMKG, potensi cuaca ekstrem berupa hujan deras masih akan terjadi dalam beberapa waktu ke depan.

Sebelumnya, proses pencarian melibatkan tim gabungan yang terdiri dari BPBD Bondowoso, Basarnas Pos SAR Banyuwangi, TNI, Polri, PMI, serta relawan. Operasi pencarian dibagi menjadi dua Search and Rescue Unit (SRU).

SRU pertama menyisir aliran sungai dari lokasi kejadian hingga DAM 2 menggunakan perahu rafting. Sementara SRU kedua melakukan pencarian lanjutan menggunakan perahu karet jenis LCR dengan jangkauan hingga sekitar tujuh kilometer dari DAM 2.

Kepala Desa Gentong, Misyono menjelaskan,  warganya kerap melintasi sungai untuk menuju area persawahan, terutama saat musim kemarau.

Namun, pada musim hujan dengan debit air tinggi, warga biasanya memilih jalur alternatif meski harus memutar lebih jauh.

“Lokasi sawah korban memang berada tepat di seberang sungai. Ke depan kami akan lebih menggencarkan imbauan agar warga tidak nekat menyeberang saat kondisi sungai berbahaya,” kata Misyono.

Diketahui, korban bernama Adi Yanto (45), warga Desa Bungbungan, Kecamatan Bluto, Kabupaten Sumenep, Madura. Korban dilaporkan hanyut pada Kamis (22/1/2026) saat berada di wilayah Desa Gentong.

Kapolsek Taman Krocok, Ipda Agus Hariadi, menjelaskan bahwa korban sebelumnya datang ke Desa Gentong untuk menjenguk orang tua dan anaknya. 

Pada pagi hari sekitar pukul 07.00 WIB, korban berpamitan untuk menyusul menantunya yang sedang bekerja di sawah di Desa Kalitapen.

“Namun hingga siang hari, menantunya sudah pulang dan mengaku tidak bertemu korban di sawah. Sejak itu korban tidak diketahui keberadaannya hingga akhirnya dilaporkan hanyut,” jelasnya. (*)

Pewarta : Moh Bahri
Editor : Faizal R Arief
Tags

Berita Terbaru

icon TIMES Bondowoso just now

Welcome to TIMES Bondowoso

TIMES Bondowoso is a PWA ready Mobile UI Kit Template. Great way to start your mobile websites and pwa projects.