51 Hektare Lahan Hutan di Bondowoso Akan Dibangun Batalyon TP
Alat berat tengah beroperasi untuk pembangunan tahan awal Batalyon Teritori Pembangunan di Bondowoso (FOTO: Moh Bahri/TIMES Indonesia)

51 Hektare Lahan Hutan di Bondowoso Akan Dibangun Batalyon TP

Lahan hutan milik Perhutani seluas 51 hektar lebih di Kabupaten Bondowoso, dijadikan tempat pembangunan Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP).

TIMES Bondowoso,Selasa 2 Juni 2026, 20:29 WIB
107.2K
M
Moh Bahri

BondowosoLahan hutan milik Perhutani seluas 51 hektar lebih di Kabupaten Bondowoso, dijadikan tempat pembangunan Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP).

Pangdam V Brawijaya, Mayjen TNI Rudy Saladin, meninjau langsung kesiapan lahan dan rencana pembangunan Yonif TP yang berlokasi, di Desa Sukorejo, Kecamatan Sumber Wringin, Kabupaten Bondowoso, Selasa (2/6/2026).

Tampak di lokasi sebagian lahan sudah diratakan, dan terdapat dua eskavator yang salah satunya masih terus beroperasi. 

Informasi diterima TIMES Indonesia, total luasan lahan yang akan dijadikan Batalyon TP seluas 51 hektar lebih. Area pembangunan tahap pertama sekitar 2 hektar.

Di sana nanti akan dibangun gudang senjata, rumah dinas atau barak militer, kantor, kompi terintegrasi, lapangan apel, lapangan tembak hingga lapangan sepakbola. 

Menurut Komandan Kodim 0822, Letkol Inf Prawito, peninjauan dilakukan untuk memastikan kesiapan lokasi, sarana pendukung, hingga kondisi geografis pembangunan Yonif TP. 

"Agar proses pembangunan dapat berjalan optimal sesuai rencana," katanya. 

Ia menerangkan peninjauan ini menjadi bagian dari langkah percepatan pembangunan satuan baru TNI AD yang merupakan program strategis Presiden RI, Prabowo Subianto.

Hal itu kata dia, untuk memperkuat pertahanan negara sekaligus mendukung ketahanan pangan nasional. 

"Kesiapan lahan terus dimatangkan melalui koordinasi dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah, Perhutani, dan masyarakat sekitar," ujarnya. 

Ia berharap pembangunan Yonif TP di Bondowoso ini bisa memberikan manfaat strategis bagi pertahanan wilayah maupun kesejahteraan masyarakat.

Menurutnya, keberadaan batalyon tersebut juga diproyeksikan dapat meningkatkan pembinaan teritorial, mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat, serta mendukung program ketahanan pangan nasional melalui pengembangan sektor pertanian, peternakan, dan pembangunan wilayah terpadu.

Pantauan di lokasi, Dandim 0822 memaparkan secara langsung kesiapan lahan, aspek pertahanan, administrasi, geografis, sosial, dan ekonomi hingga progres rencana pembangunan batalyon kepada Pangdam V Brawijaya beserta rombongan. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Berita ini juga tayang di portal nasional

Baca versi lengkapnya di jaringan nasional kami.

Baca di sini
Penulis:Moh Bahri
|
Editor:Ferry Agusta Satrio

News Logo

Media Online No 1 Pembangun Ketahanan Informasi di Bondowoso, Menyajikan Berita Terkini Seputar Berita Politik, Bisnis, Olahraga, Artis, Hukum, yang membangun, menginspirasi, dan berpositif thinking berdasarkan jurnalisme positif.

Kanal Utama

    Kontak Kami

    • Jl. Besar Ijen No.90, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65116
    • (0341) 563566
    • [email protected]

    Berlangganan

    Dapatkan berita terbaru langsung di inbox Anda

    Member Of

    Logo WANIFRALogo AMSILogo Dewan PersLogo Trusted

    SUPPORTED BY

    Logo Varnion
    © 2025 TIMES Indonesia. All rights reserved.