512 Warga Ikuti Lomba Domino Semalam Suntuk di Polsek Maesan, Meriahkan HUT ke-80 Bhayangkara
Sebanyak 512 warga Kecamatan Maesan mengikuti lomba domino yang digelar Polsek Maesan dalam rangka HUT ke-80 Bhayangkara. Kegiatan berlangsung semalam suntuk hingga Minggu pagi.
BONDOWOSO – Antusiasme warga Kecamatan Maesan dalam memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Bhayangkara terlihat dari membludaknya peserta Lomba Domino yang digelar Polsek Maesan. Sebanyak 512 peserta ambil bagian dalam kompetisi yang berlangsung semalam suntuk, mulai Sabtu (20/6/2026) malam hingga Minggu (21/6/2026) pagi.
Tingginya minat masyarakat membuat panitia membatasi peserta hanya untuk warga Kecamatan Maesan. Lomba yang digelar di Mapolsek Maesan itu menjadi salah satu kegiatan paling meriah dalam rangkaian peringatan HUT Bhayangkara tahun ini.
“Peserta yang mengikuti lomba mencapai 512 orang dengan menggunakan 64 meja pertandingan. Karena jumlah pendaftar sangat banyak, peserta dari luar Kecamatan Maesan tidak kami ikutsertakan,” ujar Kapolsek Maesan, Iptu Nardi.
Menurut Iptu Nardi, pertandingan menggunakan sistem gugur sehingga setiap peserta harus tampil maksimal sejak babak awal. Perlombaan dimulai sekitar pukul 20.00 WIB dan baru berakhir setelah partai final pada Minggu (21/6/2026) sekitar pukul 05.00 WIB pagi tadi.
“Lomba berlangsung semalam suntuk. Mulai pukul 20.00 WIB dan selesai setelah final sekitar pukul 05.00 WIB pagi,” katanya.
Untuk menambah semangat peserta, panitia menyediakan berbagai hadiah menarik. Juara pertama dan kedua masing-masing mendapatkan hadiah seekor kambing, sementara juara ketiga memperoleh tabungan senilai Rp1 juta dan juara keempat menerima tabungan sebesar Rp500 ribu.
Di sela perlombaan, suasana kebersamaan semakin terasa dengan digelarnya nonton bareng pertandingan Piala Dunia 2026 yang diikuti peserta dan masyarakat yang hadir.

Kegiatan tersebut juga dihadiri unsur Muspika Kecamatan Maesan, para kepala desa se-Kecamatan Maesan, serta ratusan warga yang memadati lokasi acara.
Iptu Nardi menilai tingginya partisipasi masyarakat menunjukkan besarnya kerinduan warga terhadap kegiatan hiburan yang mampu mempererat silaturahmi dan kebersamaan.
"Warga sangat antusias. Banyak yang menyampaikan harapan agar kegiatan serupa bisa kembali dilaksanakan di masa mendatang karena sudah cukup lama tidak ada event seperti ini," ungkapnya.
Lebih jauh, ia menegaskan bahwa kegiatan tersebut bukan sekadar ajang kompetisi, melainkan juga menjadi sarana membangun kedekatan antara kepolisian dan masyarakat.
Melalui momentum HUT Bhayangkara, Polsek Maesan ingin menghadirkan ruang interaksi yang positif sekaligus memperkuat komunikasi dengan warga dalam menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan.
"Kami juga memanfaatkan kegiatan ini sebagai media edukasi kepada masyarakat agar bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan," jelasnya. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.
Berita ini juga tayang di portal nasional
Baca versi lengkapnya di jaringan nasional kami.

