Legislatif Ingatkan Perubahan Status Perumda Ijen Tirta untuk Tingkatkan PAD Bondowoso
PDAM Kabupaten Bondowoso kini sudah berubah status jadi Perumda Ijen Tirta (FOTO: Dokumen TIMES Indonesia)

Legislatif Ingatkan Perubahan Status Perumda Ijen Tirta untuk Tingkatkan PAD Bondowoso

Perubahan status Perumda Ijen Tirta dari PDAM menjadi perusahaan umum daerah dinilai tidak cukup hanya sebatas pergantian nama.

TIMES Bondowoso,Rabu 20 Mei 2026, 20:23 WIB
971
M
Moh Bahri

BONDOWOSOPerubahan status Perumda Ijen Tirta dari PDAM menjadi perusahaan umum daerah dinilai tidak cukup hanya sebatas pergantian nama. DPRD Bondowoso meminta transformasi tersebut dibarengi pembenahan menyeluruh agar perusahaan air minum milik daerah itu mampu meningkatkan layanan sekaligus berkontribusi terhadap pendapatan asli daerah (PAD).

Ketua DPRD Bondowoso Ahmad Dhafir mengatakan, pembahasan rancangan peraturan daerah (raperda) terkait penyertaan modal bagi Perumda Ijen Tirta masih berada pada tahap awal. 

Salah satu fokus utama pembahasan, kata dia, adalah penyesuaian nomenklatur setelah status PDAM resmi berubah menjadi Perumda.

“Karena nomenklaturnya kan beda. Sudah berubah menjadi Ijen Tirta, itu yang pokok,” ujarnya.

Ia menjelaskan, nilai penyertaan modal hingga kini belum diputuskan karena masih menunggu pembahasan lanjutan dalam materi perda tersebut. Meski demikian, Dhafir mengakui selama ini perusahaan daerah air minum itu belum mampu memberikan kontribusi terhadap PAD Kabupaten Bondowoso.

Menurutnya, kondisi tersebut harus menjadi perhatian serius setelah perubahan kelembagaan dilakukan. “Tentu ke depan harus berubah, terus kita dorong, tapi bagaimana ke depan juga bisa menjadi sumber PAD,” tegasnya.

Dhafir menilai, perubahan menjadi Perumda harus dimaknai sebagai momentum reformasi total, bukan sekadar pergantian identitas perusahaan. Pembenahan itu mencakup manajemen internal hingga peningkatan kualitas pelayanan air bersih kepada masyarakat.

“Saya kira yang pertama dengan perubahan nomenklaturnya itu juga bagaimana ada perubahan yang mendasar,” ujarnya.

Ia juga menyoroti masih adanya keluhan masyarakat terkait kualitas layanan dan distribusi air bersih. Karena itu, evaluasi menyeluruh dinilai penting agar Perumda Ijen Tirta dapat beroperasi lebih profesional sekaligus memberi manfaat bagi daerah.

“Yang mendasar ya bagaimana Ijen Tirta ini bisa menyumbang PAD. Jadi yang pokok, tentu dievaluasi secara total,” katanya.

Lebih lanjut, Dhafir menyebut regulasi terkait perubahan kelembagaan sebenarnya telah rampung dibahas. Saat ini, tahapan berikutnya tinggal menunggu langkah pemerintah daerah untuk menyesuaikan struktur organisasi dan tata kelola perusahaan melalui peraturan bupati.

“Tinggal kewajiban bupati untuk segera menuntaskan Perbup. Begitu Perbup selesai, tinggal dilaksanakan perubahan terhadap struktur, sesuaikan dengan perda yang ada,” pungkasnya. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Berita ini juga tayang di portal nasional

Baca versi lengkapnya di jaringan nasional kami.

Baca di sini
Penulis:Moh Bahri
|
Editor:Ferry Agusta Satrio

News Logo

Media Online No 1 Pembangun Ketahanan Informasi di Bondowoso, Menyajikan Berita Terkini Seputar Berita Politik, Bisnis, Olahraga, Artis, Hukum, yang membangun, menginspirasi, dan berpositif thinking berdasarkan jurnalisme positif.

Kanal Utama

    Kontak Kami

    • Jl. Besar Ijen No.90, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65116
    • (0341) 563566
    • [email protected]

    Berlangganan

    Dapatkan berita terbaru langsung di inbox Anda

    Member Of

    Logo WANIFRALogo AMSILogo Dewan PersLogo Trusted

    SUPPORTED BY

    Logo Varnion
    © 2025 TIMES Indonesia. All rights reserved.