TIMES BONDOWOSO, BONDOWOSO – Presiden Prabowo Subianto mewacanakan membentuk 70.000 Koperasi Desa Merah Putih pada Peringatan Hari Koperasi Nasional 12 Juli 2025 mendatang. Hal itu dalam rangka untuk penguatan ekonomi desa.
Pemerintah Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur, tengah melakukan inventarisasi untuk pembentukan Koperasi Desa Merah Putih.
Bahkan Bupati Bondowoso, Abdul Hamid Wahid telah mengikuti Rapat Koordinasi Penguatan Ekonomi Desa bersama bupati/walikota se-Jawa timur, di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Minggu (09/03/2025) kemarin.
Salah satu pembahasannya yakni tentang pembentukan Koperasi Desa Merah Putih, yang diyakini akan mendorong pertumbuhan ekonomi dan menurunkan kemiskinan di desa.
Bupati Bondowoso, Abdul Hamid Wahid saat dikonfirmasi menjelaskan, Pemkab Bondowoso siap melaksanakan program Koperasi Desa Merah Putih sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto dan Menteri Koperasi dalam rapat koordinasi kemarin.
Bahkan kata dia, Pemkab Bondowoso akan menyiapkan segala hal yang berhubungan dengan dibentuknya Koperasi Desa Merah Putih.
“Persiapan itu sesuai juknis yang ada, baik terkait sarana prasarana, SDM maupun kesiapan seluruh Pemerintah Desa se-Kabupaten Bondowoso,” terang dia, Senin (10/3/2025).
Menurutnya, koperasi des yang aktif dan yang tidak aktif di Kabupaten Bondowoso sebanyak 219. Artinya setiap desa di Kabupaten Bondowoso telah memiliki koperasi.
Sementara koperasi yang aktif lanjut Bupati Hamid, yakni berjumlah 180 dalam bentuk KUD (Koperasi Unit Desa), Kopwan dan Koperasi Gapoktan.
Adapun langkah-langkah yang akan dilakukan Pemkab Bondowoso dalam rangka menindaklanjuti hasil rakor di Provinsi, yakni menginventarisasi atau pemetaan ulang kesiapan masing-masing desa.
“Selanjutnya akan mensosialisasikan kepada desa, agar pemerintah desa menindaklanjuti sesuai tahapan sebelum dilaunching secara serentak pada Hari Jadi Koperasi, tanggal 12 Juli 2025 mendatang,” ungkap dia.
Plt Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (BP4D)Kabupaten Bondowoso, Anisatul Hamidah menambahkan, memang dirinya dan bupati mengikuti rapat koordinasi tentang pembentukan Koperasi Desa Merah Putih di Pemprov Jawa Timur.
“Bapak bupati menekankan, bahwa kita harus siap. Tentu langkah-langkah yang akan kita siapkan sesuai dengan Juknis hasil rakor kemarin," jelas dia.
Secara rinci pihaknya akan membahas bersama Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) tentang pembentukan Koperasi Desa Merah Putih ini.
Menurutnya, mau tidak mau pemerintah desa harus menyiapkan pembentukan Koperasi Desa Merah Putih sesuai tahapan yang ada.
“Ini sedang diinventarisir oleh Dinas Koperasi sehingga kita tahu ada berapa yang siap. Yang belum siap harus mengikuti tahapan yang ada,” tegas dia. (*)
Pewarta | : Moh Bahri |
Editor | : Ferry Agusta Satrio |