Petani di Bondowoso Panen Raya Semangka, Harga Turun Dibanding Tahun Lalu
Salah seorang petani di Kabupaten Bondowoso saat menata semangka hasil panen tahun ini (FOTO: Moh Bahri/TIMES Indonesia)

Petani di Bondowoso Panen Raya Semangka, Harga Turun Dibanding Tahun Lalu

Hamparan lahan semangka di Desa Grujugan Lor, Kecamatan Jambesari Darus Sholah, Bondowoso tampak ramai sejak pagi, Senin (18/5/2026). Di tengah cuaca terik, para petani sibuk memanen buah semangka matang yang siap dikirim ke berbagai daerah.

TIMES Bondowoso,Senin 18 Mei 2026, 22:06 WIB
603
M
Moh Bahri

BONDOWOSOHamparan lahan semangka di Desa Grujugan Lor, Kecamatan Jambesari Darus Sholah, Bondowoso tampak ramai sejak pagi, Senin (18/5/2026). Di tengah cuaca terik, para petani sibuk memanen buah semangka matang yang siap dikirim ke berbagai daerah.

Panen raya kali ini dilakukan di lahan seluas sekitar satu hektar dengan hasil mencapai sekitar 2,5 ton. Dua varietas unggulan yang dipanen yakni semangka jenis Amara dan Madrid.

Namun, di balik hasil panen yang melimpah, petani menghadapi penurunan harga jual. Saat ini harga semangka di tingkat petani berada di angka Rp10.500 per kilogram, turun dari panen sebelumnya yang sempat menyentuh Rp12.000 per kilogram.

Hariyanto (48), petani sekaligus supplier semangka dan melon dengan brand “Rian Semangka Balap”, mengungkapkan penurunan harga dipicu isu yang sempat beredar terkait Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Menurut pria yang akrab disapa Rian itu, kabar bahwa program MBG tidak diperbolehkan menggunakan buah potong sempat memengaruhi pasar dan membuat harga semangka melemah.

“Sekarang memang turun. Kemarin karena ada isu MBG tidak pakai buah potong,” ujarnya.

Meski demikian, Rian mengaku kondisi tersebut masih tergolong aman bagi petani. Penurunan harga sekitar Rp1.500 per kilogram dinilai belum sampai membuat petani merugi, walaupun biaya produksi terus meningkat, terutama harga pupuk nonsubsidi yang kini mencapai Rp16 ribu per kilogram.

Ia mengatakan, kondisi baru akan berat apabila harga semangka jatuh hingga Rp6 ribu per kilogram atau bahkan lebih rendah.

“Kalau sampai Rp6 ribu ke bawah, petani cuma balik modal, bahkan bisa tidak untung,” katanya.

Rian menambahkan, hasil panen semangka dari Bondowoso saat ini tidak hanya dipasarkan untuk kebutuhan lokal. Sebagian dikirim ke dapur-dapur MBG di Bondowoso dan Jember, sementara sisanya dipasok ke sejumlah kota besar seperti Jakarta dan Yogyakarta.

Menariknya, suasana panen raya juga dipadati warga yang datang langsung ke lokasi kebun untuk membeli semangka segar. Mereka berburu harga murah yang dinilai jauh lebih terjangkau dibanding harga di pasar tradisional.

Desi, warga Kecamatan Curahdami, mengaku rela datang dan antre di tengah panas demi mendapatkan semangka dengan harga Rp10 ribu per kilogram.

“Kalau beli di pasar bisa sampai Rp13 ribu per kilo, jadi mending beli langsung di sini,” tuturnya. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Berita ini juga tayang di portal nasional

Baca versi lengkapnya di jaringan nasional kami.

Baca di sini
Penulis:Moh Bahri
|
Editor:Imadudin Muhammad

News Logo

Media Online No 1 Pembangun Ketahanan Informasi di Bondowoso, Menyajikan Berita Terkini Seputar Berita Politik, Bisnis, Olahraga, Artis, Hukum, yang membangun, menginspirasi, dan berpositif thinking berdasarkan jurnalisme positif.

Kanal Utama

    Kontak Kami

    • Jl. Besar Ijen No.90, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65116
    • (0341) 563566
    • [email protected]

    Berlangganan

    Dapatkan berita terbaru langsung di inbox Anda

    Member Of

    Logo WANIFRALogo AMSILogo Dewan PersLogo Trusted

    SUPPORTED BY

    Logo Varnion
    © 2025 TIMES Indonesia. All rights reserved.