https://bondowoso.times.co.id/
Berita

BPBD Bondowoso Aktifkan Posko Siaga 24 Jam, Berikut Catatan Bencana 2025

Sabtu, 29 November 2025 - 15:31
BPBD Bondowoso Aktifkan Posko Siaga 24 Jam, Berikut Catatan Bencana 2025 Posko Bencana yang dibangun BPBD Bondowoso diaktifkan selama 24 jam (FOTO: Moh Bahri/TIMES Indonesia)

TIMES BONDOWOSO, BONDOWOSO – Memasuki puncak musim hujan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bondowoso resmi mengaktifkan Posko Siaga Bencana Hidrometeorologi di Jalan Mastrip, Desa Kembang, Kecamatan Bondowosja.

Posko ini beroperasi penuh selama 24 jam dan dijaga oleh puluhan personel dengan perlengkapan penanganan darurat yang telah disiapkan.

Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan (PK2) BPBD Bondowoso, Yuli Triandana menjelaskan, bahwa langkah tersebut merupakan tindak lanjut dari Surat Edaran Menteri Dalam Negeri Nomor 399.2.8/9333/SJ tertanggal 18 November 2025, yang meminta seluruh BPBD di Indonesia mengaktifkan posko siaga bencana.

“Ini bagian dari upaya kita menghadapi potensi bencana hidrometeorologi yang meningkat di awal dan akhir tahun,” jelasnya, Sabtu (29/11/2025).

BPBD Bondowoso kini tengah melakukan pemetaan wilayah rawan bencana. Berdasarkan pengalaman tahun-tahun sebelumnya, Bondowoso rentan mengalami banjir, tanah longsor, dan angin kencang.

Sejumlah kecamatan yang masuk kategori rawan di antaranya Desa Sumbersalak di Kecamatan Curahdami, Kecamatan Sempol Ijen, serta wilayah Kecamatan Kota Bondowoso.“Seperti kejadian tahun kemarin di Sumbersalak, Curahdami,” ujarnya.

Untuk memaksimalkan kesiapsiagaan, BPBD juga memastikan bahwa alat peringatan dini atau Early Warning System (EWS) di wilayah Ijen dalam kondisi baik. 

“EWS di Ijen aman. Beberapa waktu lalu kami sudah lakukan pengecekan dan perawatan,” tambah Yuli.

BPBD mengimbau masyarakat tetap waspada dan segera melapor jika melihat tanda-tanda bencana. Masyarakat dapat menghubungi call center Pusdalops BPBD di 0823-3179-2373 yang aktif selama 24 jam. “Itu nomor Pusdalop kita, selalu on 1x24 jam,” jelasnya.

Hingga Oktober 2025, tercatat 152 kejadian bencana di Bondowoso. Banjir 14 kejadian; angin kencang/cuaca ekstrem 31 kejadian; tanah longsor 6 kejadian; karhutla 2 kejadian; gempa bumi 4 kejadian; erupsi gunung: 68 kejadian; kekeringan 19 kejadian; banjir dan longsor 1 kejadian; dan bencana non-alam 7 kejadian.

Akibat kejadian bencana 2025 tersebut 3 korban jiwa meninggal dunia; 11 luka-luka; 268 rumah rusak (ringan, sedang, berat); 16 fasilitas umum terdampak; dan 299 kepala keluarga terdampak.

Sementara bila dibandingkan tahun 2024, total kejadian bencana di Bondowoso tercatat lebih tinggi, yakni 189 kejadian. Angin kencang 111 kejadian; erupsi gunung api 2 kejadian; banjir 19 kejadian; tanah longsor 12 kejadian; karhutla 31 kejadian; dan bencana non-alam 14 kejadian

Adapun dengan pengaktifan posko siaga ini, BPBD berharap penanganan bencana di Bondowoso dapat dilakukan lebih cepat dan terkoordinasi. 

“Sekaligus meminimalkan risiko korban dan kerugian di tengah intensitas hujan yang terus meningkat,” pungkas Yuli. 

Pewarta : Moh Bahri
Editor : Imadudin Muhammad
Tags

Berita Terbaru

icon TIMES Bondowoso just now

Welcome to TIMES Bondowoso

TIMES Bondowoso is a PWA ready Mobile UI Kit Template. Great way to start your mobile websites and pwa projects.