Federal Reserve Teguh Tolak Desakan Donald Trump untuk Turunkan Suku Bunga
TIMES Bondowoso/Ketua Federal Reserve AS Jerome Powell menghadiri konferensi pers di Washington, D.C., Amerika Serikat, pada 14 Juni 2023. (FOTO: ANTARA/Xinhua/Liu Jie)

Federal Reserve Teguh Tolak Desakan Donald Trump untuk Turunkan Suku Bunga

Laman Washington Post melaporkan pada Kamis (10/7/2025 waktu setempat) bahwa Federal Reserve (The Fed) AS tetap bersikukuh menolak tekanan dari pemerintahan Donald Trump untuk memotong suku bunga.

TIMES Bondowoso,Jumat 11 Juli 2025, 13:04 WIB
831.6K
A
Antara

JAKARTALaman Washington Post melaporkan pada Kamis (10/7/2025) waktu setempat, bahwa Federal Reserve (The Fed) AS tetap bersikukuh menolak tekanan dari pemerintahan Donald Trump untuk memotong suku bunga.

Bank sentral AS ini menegaskan bahwa mandat utamanya adalah menjaga stabilitas inflasi dan pasar tenaga kerja, bukan menyediakan pendanaan murah bagi pemerintah.

Pendekatan Wait and See

Laporan tersebut menyebutkan bahwa meskipun inflasi saat ini masih terkendali namun diproyeksikan akan naik dalam beberapa bulan ke depan. Sebagian besar pejabat The Fed tidak melihat urgensi untuk segera menurunkan suku bunga. Setidaknya, tidak dalam pertemuan kebijakan bulan Juli ini.

Meski terdapat perbedaan pendapat di internal The Fed mengenai waktu yang tepat untuk pelonggaran moneter, mayoritas pejabat lebih memilih pendekatan wait and see (tunggu dan lihat) seiring dengan terus kuatnya pasar tenaga kerja AS yang menciptakan lapangan kerja secara konsisten.

Pernyataan Jerome Powell

"Kami hanya menunggu waktu (yang tepat)," demikian laporan tersebut mengutip pernyataan Gubernur Federal Reserve Jerome Powell dalam sebuah konferensi di Portugal awal bulan ini.

Powell menegaskan, selama ekonomi AS tetap kuat, ia percaya kebijakan paling bijak adalah terus memantau dan mengevaluasi dampak yang terjadi.

Kritik Trump yang Terus Berlanjut

Presiden Donald Trump telah berbulan-bulan melancarkan kritik terhadap Powell. Argumen terbarunya menyatakan The Fed harus segera memotong suku bunga untuk mempermudah pembiayaan defisit anggaran pemerintah yang terus membengkak.

Namun, tekanan politik ini tampaknya tidak berhasil mempengaruhi keputusan para pembuat kebijakan di The Fed maupun kalangan ekonom. The Fed tetap berpegang pada prinsip independensi bank sentral dalam menjalankan kebijakan moneter. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Penulis:Antara
|
Editor:Faizal R Arief

News Logo

Media Online No 1 Pembangun Ketahanan Informasi di Bondowoso, Menyajikan Berita Terkini Seputar Berita Politik, Bisnis, Olahraga, Artis, Hukum, yang membangun, menginspirasi, dan berpositif thinking berdasarkan jurnalisme positif.

Kanal Utama

    Kontak Kami

    • Jl. Besar Ijen No.90, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65116
    • (0341) 563566
    • [email protected]

    Berlangganan

    Dapatkan berita terbaru langsung di inbox Anda

    Member Of

    Logo WANIFRALogo AMSILogo Dewan PersLogo Trusted

    SUPPORTED BY

    Logo Varnion
    © 2025 TIMES Indonesia. All rights reserved.